06. May 2011 · Write a comment · Categories: Jiwa

Semakin banyak dia berlipur lara, semakin pasti akan dia itu siapa. Jiwa yang pincang teserlah pada rentak tari penanya yang sumbang. Lidah yang jelek sekadar menyerlah akalnya yang pendek. Hebat diri yang sedikit diungkit-ungkit, silapnya orang dicanang-canang. Usahlah bercerita jika sekadar membuka pekung di dada. Akan hamba ini pun manusia, punya hati dan rasa untuk berasa tidak selesa.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *